Big Bos is in the house, yow! Aku tidak ingin terburu-buru melabeli kita sebagai keluarga. kita memulai sebagai rekan kerja, jadi biarlah waktu yang perlahan menentukan kita akan menjadi apa. Terima kasih sudah menjadi teman untuk tertawa, untuk berbagi keluh kesah, dan untuk menaklukkan setiap tantangan yang datang. Dan semoga, dalam proses bertumbuh ini, kita bisa terus saling menemani HG MONITOR! Seperti barista, yang meracik bukan hanya kopi, tapi juga ketulusan dalam setiap cangkir yang disajikan; sederhana, tapi bisa menghangatkan hari seseorang. Seperti bartender, yang mencampur rasa, emosi, dan cerita untuk mengubah yang pahit menjadi sesuatu yang tetap bisa dinikmati. Seperti sommelier, yang memahami bahwa setiap rasa punya cerita, dan setiap pilihan adalah tentang menemukan kecocokan yang tepat. Seperti GRO, yang walau kadang sedang berantakan, tetap mampu tersenyum lebar demi menghadirkan pengalaman yang berkesan. Seperti server, yang mungkin lelah tanpa banyak kata, tapi te...
21 Maret 2026 Oppor ayam dan Anjas Pagi ini dengan badan yang sedikit sempoyongan aku terhuyung-huyung bangun dari tempat tidur. Suasana lebaran yang tidak riuh, hening dan senyap. di motor aku melakukan takbir samar-samar sambil merasakan sesak yang tidak aku izinkan masuk terlalu dalam. "Alfa, bukan saatnya bersedih." INGAT! Aku mengabari Anjas, salah satu teman kuliah yang dulu juga menjadi roommate di kos-kosan sederhana belakang Gedung rektorat. Yap, dia tau persis bahwa temannya ini selalu anxious jika sendirian dan tidak pernah benar-benar berani tidur tanpa teman. Bahkan dulu ketika dia pulang kampung dan aku harus sendirian di kos, aku akan mengajak pasukan barang sekedar menginap di kosan. Moment paling diingat adalah ketika aku mendapatkan tugas menghafal aku akan meminta dia menemaniku pergi ke tanjakan GWK lalu turun Kembali dengan mematikan motor dan aku mulai menghafal. aku mengabarinya, menanyakan apakah opor ayam available hahaha dan yes pesanku disambut han...