Skip to main content

LEBARAN 2026 [Rumah Anjas dan Cafenya Dew]

21 Maret 2026

Oppor ayam dan Anjas

Pagi ini dengan badan yang sedikit sempoyongan aku terhuyung-huyung bangun dari tempat tidur. Suasana lebaran yang tidak riuh, hening dan senyap. di motor aku melakukan takbir samar-samar sambil merasakan sesak yang tidak aku izinkan masuk terlalu dalam. 

"Alfa, bukan saatnya bersedih." INGAT!

Aku mengabari Anjas, salah satu teman kuliah yang dulu juga menjadi roommate di kos-kosan sederhana belakang Gedung rektorat. Yap, dia tau persis bahwa temannya ini selalu anxious jika sendirian dan tidak pernah benar-benar berani tidur tanpa teman. Bahkan dulu ketika dia pulang kampung dan aku harus sendirian di kos, aku akan mengajak pasukan barang sekedar menginap di kosan. Moment paling diingat adalah ketika aku mendapatkan tugas menghafal aku akan meminta dia menemaniku pergi ke tanjakan GWK lalu turun Kembali dengan mematikan motor dan aku mulai menghafal.

aku mengabarinya, menanyakan apakah opor ayam available hahaha dan yes pesanku disambut hangat. Setelah hampir 6 tahun tidak berjumpa akhirnya pertemuan ini Kembali dengan setting yang sama, makan oppor ayam dirumahnya persis seperti 6 tahun lalu. 

Kami bercerita tentang banyak hal yang kami lewati pasca lulus kuliah. Aku yang dilemparkan hidup ke Kediri, dia yang dari part time ojol hingga full time ojol dan sekarang sudah mendapatkan perkerjaan tetap di airport. Percakapan kami tidak ada yang berubah, masih mengingat saat-saat belum bisa membayar uang kos dan harus diam-diam pulang ke kamar untuk menghindari perjumpaan dengan Ibu Kos hahaha  dia masih ingat detail kelemahanku perihal mengingat jalan dan mengandalkan google map juga caraku membawa motor yang suka ngerem mendadak hahaha menyenangkan saat kita diingatkan tentang versi kita yang lugu itu.

Setelah ruang nostalgia itu selesai kami bahas, aku berpamitan. Ibunya anjas membungkus ketupat dan opor ayam untuk aku bawa ke kos hahaha padahal sekarang keuangan sudah tidak lagi sama seperti saat kuliah dulu tapi perlakuan hangat ini cukup mengobati rindu akan suasana Rumah dengan nenek.

Aku ingat bahwa salah satu temanku memiliki bisnis studio foto dan coffeshop yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Rumah anjas. Tanpa babibu langsung ngebuka maps dan on the way aku ke Sanga Cafe depan Puspem Badung memesan secangkir hot coffee latte dan bum! bertemulah dengan teman hedon, Dewayu. Kami bercerita tentang bagian dar-der-dor setelah lulus kuliah. Yak, kami lulus tepat saat covid-19 merajalela, dia dengan naik turun bisnisnya, beda paham dengan rekanananya yang dulu juga teman kami berdua sedang aku yang dilempar hidup kesini kesana seperti dua garis yang ngasih kesimpulan as long as we keep moving forward we will survive.


Kopi Sanga dan Dew

Ah, sekian perayaan lebaran tahun 2026 ini.

Tidak meriah tapi cukup.

Comments

Popular posts from this blog

MAU JADI MAHASISWA YANG SEPERTI APA?

Dan awal mula cerita berorganisasi pun dimulai …. Euforia mahasiswa baru yang minggu ini mulai memadati kampus membuat saya kembali berkontemplasi, mengingat kembali awal menyandang gelar sebagai mahasiswa. Terlahir dari keluarga yang bukan masuk dalam daftar highclass yang duitnya pun nggak unlimited dan serentetan perjuangan gap years bahkan harus mencari kitab suci ke Pare demi menyandang gelar Mahasiswa membuat saya selalu bergairah diawal-awal saya kuliah that’s why menjadi Mahasiswa adalah salah satu hal yang prestisius bagi saya meskipun bagi sebagian orang itu adalah hal yang biasa saja. Karena keprestisiusan inilah yang menggiring saya pada sekelumit pertanyaan yang muncul tiba-tiba mengusik isi kepala, deretan pertanyaan itu saya simpulkan  menjadi satu pertanyaan “mau jadi mahasiswa yang seperti apa?” Dulu saat masih duduk di bangku sekolah dia pernah bilang bahwa menjadi mahasiswa adalah tentang berkuliah bukan tentang belajar seperti yang kau lakukan di...

Kesan Menjadi Peserta LKMM TM 2019 KEMENRISTEKDIKTI - Bali

“Setiap tempat memiliki ceritanya masing-masing apapun yang dilakukan singkat pun lama selalu memberikan kenangan dan kesan yang susah untuk dilupakan tapi ia mungkin akan memudar seiring dengan hadirnya kenangan-kenangan baru yang telah menunggu didepan sana. Hanya kata semoga yang mampu mengingatkan kembali pembelajaran yang tersemai dalam tiap inchi kenangannya” – LKMM TM 2019 DIARY – ATANAYA HOTEL Bersama delegasi dari seluruh perguruan tinggi di Bali Pertama, aku mau ngucapin super terimakasih kepada Presiden Mahasiswa dan teman-teman di BEM KBM PNB 2019 yang telah memberikan restu untuk menjadi salah satu delegasi kampus untuk menyemai ilmu di LKMM TM 2019 yang diadakan kemeristekdikti meskipun aku paham seharusnya masih ada beberapa tanggung jawab yang harus aku selesaikan, serentetan rapat yang harus dihadiri, dan masih banyak lagi. Terimakasih sudah sudih dan selalu sudih mem- back up semuanya. Sesuai janji, akan ku bagi ilmu yang ku dapat kepada kalian semua wah...

MAAF GUE LEMAH

 8 Desember 2025 Hari ini gue berhenti pura-pura jadi manusia yang utuh.Nggak ada topeng yang gue pakai hari ini yang ada cuma gue, pecah berantakan, dan dunia yang tetap jalan seolah hidup gue nggak pernah retak. GUE CAPEEEEKK!!!! Capek yang nggak bisa lo lihat dari mata gue karena semuanya sudah habis. Capek sampai badan gue berasa kaya mau patah. Capek sampai napas pun rasanya kayak hutang yang gue harus bayar tiap hari. TIAP HARI! Buat orang-orang yang gue kecewain, maaf. Buat orang-orang yang nganggep gue baik, maaf. Buat ortu gue, maaf. Buat keluarga besar gue bahkan setelah kalian ngancurin gue berkali-kali, refleks gue akan tetap minta maaf. Kayak gue diciptain cuma buat salah dan bayar dosa yang bahkan bukan dosa gue. Buat temen-temen yang percaya sama gue, maaf kalau gue nggak bisa jadi versi kuat yang lo pikir gue punya. Gue bangun tiap hari dengan kepala yang berisik, hati yang kosong, dan tubuh yang cuma bergerak karena udah kebiasaan. Gue perang sendirian, dan musuhny...