Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2026

Pak Frank Resign

Kita tahu, cepat atau lambat, akan ada perpisahan setelah sebuah pertemuan terjadi. Tapi tetap saja, kita selalu pura-pura lupa. Kan? Pak Frank adalah orang pertama yang membuka pintu itu untukku. Di saat aku sendiri bahkan ragu untuk mengetuk. Aku datang dengan gap, dengan cerita gagal yang terlalu panjang untuk dijelaskan di satu CV. Dengan rasa tidak layak yang diam-diam aku bawa ke mana-mana. Dan di antara banyak pintu yang tidak pernah benar-benar terbuka, beliau justru mengizinkan aku masuk. Aku masih ingat pagi itu .... Di sebuah meja di Hierarki Coffee, Renon. Kopi belum habis, tapi harapan sudah setengah aku tahan. Sebuah pesan WhatsApp masuk. Aku baca. Aku diam. Aku senyum sedikit. Lalu seperti biasa, aku menurunkan ekspektasi karena aku sudah belajar, berharap terlalu tinggi itu berbahaya. "Sebab patah hati adalah kegagalan yang tidak pernah kita siapkan." Jadi aku hanya bilang dalam hati  “Kalau ini untukku, dekatkan. Kalau bukan, kuatkan.” Di awal Desember itu, b...

HARI YANG CUKUP PANIK - Shake it 'till you make it

Hari ini rasanya seperti kegagalan yang patut disyukuri, a beautiful failure. Beberapa bulan terakhir, aku lebih sering in charge di breakfast section. Jujur, rasanya tidak semeriah shift malam. Malam itu hidup, penuh tantangan, penuh rasa. Cocktail, wine, dan segala minuman berbasis spirit yang dulu terasa asing, bisa kulihat langsung, kuracik sendiri, dan kurasakan dengan tanganku. Tapi sejak lebih sering masuk pagi, ritme hidupku berubah. Secara personal, aku harus bangun subuh, berangkat saat matahari baru mulai “ketawa”, dan pulang ketika dia sudah lelah lalu tenggelam. Ditambah drama macet yang seolah tidak ada habisnya. Awalnya berat. Lama-lama terbiasa. Tapi ada satu hal yang mengganggu, rasanya seperti jalan di tempat. Hari-hariku dipenuhi bar preparation, jus, milkshake, smoothies, dan minuman simpel lainnya. Semuanya jadi muscle memory. Tanganku bergerak otomatis, bahkan tanpa perlu berpikir. Dan ya, jarang sekali ada orang yang ingin tipsy di pagi atau siang hari WKWKWK ora...
Big Bos is in the house, yow! Aku tidak ingin terburu-buru melabeli kita sebagai keluarga. kita memulai sebagai rekan kerja, jadi biarlah waktu yang perlahan menentukan kita akan menjadi apa. Terima kasih sudah menjadi teman untuk tertawa, untuk berbagi keluh kesah, dan untuk menaklukkan setiap tantangan yang datang. Dan semoga, dalam proses bertumbuh ini, kita bisa terus saling menemani HG MONITOR! Seperti barista, yang meracik bukan hanya kopi, tapi juga ketulusan dalam setiap cangkir yang disajikan; sederhana, tapi bisa menghangatkan hari seseorang. Seperti bartender, yang mencampur rasa, emosi, dan cerita untuk mengubah yang pahit menjadi sesuatu yang tetap bisa dinikmati. Seperti sommelier, yang memahami bahwa setiap rasa punya cerita, dan setiap pilihan adalah tentang menemukan kecocokan yang tepat. Seperti GRO, yang walau kadang sedang berantakan, tetap mampu tersenyum lebar demi menghadirkan pengalaman yang berkesan. Seperti server, yang mungkin lelah tanpa banyak kata, tapi te...